Kartu Debit

    Pilih jumlah dan jangka waktu pinjaman

    Rupiah
    Bulan
    Metode transfer
    Ajukan untuk peminjaman
    Dari 3 juta/ bulan
    Jumlah
    Suku bunga dari 3 - 5% / bulan
    Besaran bunga
    Berusia dari 21 tahun
    Usia
    Dapatkan Kartu Kredit Mandiri Platinum lengkap dengan limit kartu di 2021
    Minimal 3 juta / bulan
    Jumlah
    Dari 3% / bulan
    Besaran bunga
    Mulai dari usia 21 tahun
    Usia
    Dapatkan kartu ATM Mandiri Silver lengkap dengan limit transfer di 2021
    Minimal pendapatan 2 jt/ bulan
    Jumlah
    2, 5% / bulan
    Besaran bunga
    Usia 21 sampai 60 tahun
    Usia
    Dapatkan kartu ATM Mandiri Gold lengkap dengan limit transfer dan biaya admin di 2021
    Minimal gaji 4 juta/ bulan
    Jumlah
    Suku bunga 2% / bulan
    Besaran bunga
    Batas usia pemohon dari 21 tahun
    Usia
    Cara buka rekening BCA tahapan Expresi lengkap dengan biaya adminitrasi di 2021
    Gaji minimum Rp 3 juta / bulan
    Jumlah
    Mulai dari 2% per bulan
    Besaran bunga
    Minimal usia 21 tahun
    Usia
    Dapatkan tabungan tahapan BCA Silver berjangka lengkap dengan biaya admin di 2021
    Minimal pendapatan 3 juta/ bln
    Jumlah
    Mulai dari 2%
    Besaran bunga
    Minimal usia 21 tahun
    Usia
    Dapatkan macam macam tabungan tahapan berjangka BCA di 2021
    Gaji minimal 3 juta/ bulan
    Jumlah
    2% per bulan
    Besaran bunga
    Berusia min 21 tahun
    Usia
    Cara tarik tunai kartu ATM tahapan BCA Gold di 2021
    Gaji minimum Rp 3 juta / bulan
    Jumlah
    2.95 % per bulan
    Besaran bunga
    Minimal usia 21 tahun
    Usia
    Dapatkan tabungan BRI Britama terbaru lengkap dengan kartu ATM BRI Britama 2021
    Minimal pendapatan 3 juta/ bln
    Jumlah
    Bunga 2% per bulan
    Besaran bunga
    Berusia minimal 21 tahun - 55 tahun
    Usia
    Cara buka rekening BRI Simpedes online lengkap dengan keuntungan nya 2021

    Kartu Debit untuk Kemudahan Berbagai Transaksi

    Dalam melakukan berbagai transaksi untuk barang dan jasa, saat ini semakin banyak orang yang lebih menyukai menggunakan transaksi non tunai. Cara transaksi non tunai sangat beragam, bisa menggunakan kartu kredit, kartu debit, ataupun dompet digital. Kartu debit merupakan jenis yang mudah digunakan, cukup bawa kartunya dan konsumen bisa melakukan pembayaran tunai tanpa berhutang, hanya dengan menggesek kartu dan memasukkan nomor PIN dan cara hutang pulsa

    Ini karena kartu debit adalah alat pembayaran tunai yang menggunakan sistem elektronik dengan cara mengambil dana langsung dari rekening pemegang kartu. Jadi, meski konsumen tidak membawa uang tunai secara nyata, transaksi tetap dibayarkan secara tunai dari saldo yang ada di rekening tabungan. Proses belanja pun langsung lunas saat itu juga. 

    Kartu Debit dan Kartu Kredit, Apa Bedanya? 

    Selain kartu debit, tentu saja Anda juga mengenal kartu kredit. Meski kedua kartu bukan hal baru dalam dunia perbankan dan sudah banyak dimiliki nasabah bank, tapi masih banyak yang keliru mengenai perbedaan kartu debit dan kredit. Kedua kartu ini sangat berbeda meski sama-sama diterbitkan oleh bank. Untuk memiliki kartu debit, nasabah harus memiliki rekening tabungan di bank tersebut. Untuk menggunakannya, nasabah harus memiliki saldo di rekening tabungannya karena biaya transaksi akan langsung dipotong dari saldo rekening tabungan. 

    Jadi membayar transaksi menggunakan kartu debit statusnya langsung lunas, pemiliknya tidak berhutang. Kartu debit bisa digunakan untuk menarik uang tunai di mesin ATM bank penerbit tanpa dikenakan biaya ekstra apa pun. Untuk transaksi online, pada umumnya hanya terbatas dengan menggunakan kode Virtual Account (VA) saja. Sementara itu, untuk memiliki kartu kredit nasabah tidak perlu memiliki rekening tabungan di bank penerbit. Dengan begitu, nasabah juga tidak perlu memiliki saldo tabungan. Membayar dengan kartu kredit artinya nasabah berhutang, membeli dulu bayarnya kemudian. 

    Pembayaran dilakukan di masa jatuh tempo dengan 2 pilihan yaitu membayar sekaligus atau dengan cicilan. Tagihan kartu kredit akan dikirimkan setiap bulan oleh pihak bank. Setiap tahunnya nasabah dikenakan beban iuran tahunan. Beberapa bank memberi fitur tarik tunai di ATM dengan kartu kredit, tetapi bedanya transaksi ini dikenakan biaya yang relatif tinggi. Untuk belanja online, kartu kredit cenderung lebih leluasa dengan pilihan cicilan yang bervariasi. Itulah beberapa perbedaan kartu kredit dan debit yang mendasar dan perlu diketahui pemegang kartu debit maupun kredit. 

    Kartu Debit Chip dan Non Chip, Apa Bedanya? 

    Kartu debit, yang sering kali disebut kartu ATM, saat ini terbagi menjadi 2 yaitu kartu ATM chip dan non chip. Apa perbedaan kartu ATM chip dan non chip? Kartu ATM non chip adalah kartu debit keluaran lama yang menggunakan teknologi magnetic stripe. Bank Indonesia telah membuat peraturan untuk membatasi kartu debit jenis ini. Pemilik kartu debit non chip diharapkan beralih ke kartu debit chip sebelum tanggal 31 Desember 2021

    Ini dilakukan semata-mata untuk lebih meningkatkan keamanan transaksi bagi nasabah. Kartu debit non chip datanya mudah digandakan karena terminal dan bank host tidak dapat memastikan keaslian kartu yang digunakan saat transaksi. Sementara itu, chip kartu ATM bisa menyimpan data yang tersimpan dan tidak dapat digandakan. Keaslian kartu dapat dipastikan dengan 2 metode, yaitu offline dan online cam. Harga kartu debit chip memang sedikit lebih mahal, tapi demi keamanan transaksi dan rekening tabungan nasabah, tentunya kartu debit terbaru ini jauh lebih unggul. 

    Kelebihan Menggunakan Kartu Debit

    Transaksi dengan menggunakan kartu debit memiliki keunggulan seperti transaksi yang jauh lebih aman, karena nasabah tidak perlu membawa uang tunai ke mana-mana. Hanya dengan membawa kartu, nasabah bisa membayar transaksi lunas tanpa perlu berhutang dan membayar di kemudian hari. Hanya saja, transaksi dengan kartu debit tentu terbatas sesuai dengan jumlah saldo yang dimiliki di rekening tabungan. Hanya punya kartu debit saja sudah cukup atau harus punya kartu kredit juga? Keputusan ini tentu kembali ke kebutuhan masing-masing nasabah.